IDENTIFIKASI DAN PENGUKURAN RESIKO
Jika risiko tidak bisa diidentifikasi maka risiko tidak dapat diukur maka kita tidak bisa mengelola risiko. Dalam bab ini kita akan membicarakan mengenai karakteristik dan pengukuran berbagai risiko. Dua tipe risiko yaitu risiko murni dan risiko spekulatif ( risiko bisnis ). Karena risiko memiliki karakteristik yang berbeda-beda maka pengukurannya pun jugab berbeda-beda.
IDENTIFIKASI RISIKO
Pengidentifikasian risiko adalah hal pertama yang harus dilakukan sebelum pengukuran risiko. Secara umum langkah-langkah dalam identifikasi dan pengukuran risiko adalah:
1. Mengidentifikasi risiko dan memelajari karakteristik risiko.
2. Mengukur risiko dengan melihat seberapa besar dampak risiko tersebut terhadap kinerja perusahaan, dan menentukan prioritas risiko.
Siklus Mapping risiko (Siklus Manajemen Risiko)
- . MEMAHAMI
- IDENTIFIKASI
- REVISIT
- PENGELOLAAN
- PRIORITASI
- EVALUASI
Mengidentifikasi Sumber-sumber risiko
Dengan memperluas pengamatan terhadap sumber-sumber risiko. Sumber-sumber resiko dilingkungan sekitar kita :
- Lingkungan fisik : bangunan yang dimakan usia sehingga menjadi rapuh, sungai yang menyebabkan banjir, gempai, badai, topan.
- Lingkungan sosial : Kerusuhan sosial, demonstrasi, konflik dengan masyarakat lokal, pemogokan pegawai, perampokan.
- Lingkungan politik : perubahan perundang, perubahan aturan, konflik antar negara yang mendorong boikot produk perusahaan.
- Lingkungan legal : gugatan karena gagal mematuhi peraturan dan perundangan yang berlaku.
- Lingkungan operasional : kecelakaan kerja, kerusakan mesin, kegagaglan sistem komputer, serangan virus terhadap komputer.
- Lingkungan ekonomi : kelesuhan ekonomi, inflasi yang tidak terkendali.
Dengan mematuhi sumber-sumber risiko kita bisa memperoleh gambaran risiko apa saja yang mungkin muncul dan membahayakan organisasi. Alternatif katagori sumber risiko :
· Konsumen : keluhan dari konsumen yang mengakibatkan kekecewaan dan tidak mau membeli produk perusahaan, konsumen merasa rugi kemudian menuntut perusahaan.
· Supplier : pasokan dari supplier tidak sesuai yang diharapkan.
· Pesaing : pesaing meluncurkan produk baru yang lebih baik, pesaing menurunkan harga yang bisa mengakibatkan persaingan harga.
· Regulator : perusahaan gagal mematuhi perusahaan yang berlaku, perubahan perundangan yang berlaku mengakibatkan perusahaan rugi.
Teknik pendukung lainnya
a. Metode laporan keuangan
· Metode tersebut dimulai dengan melihat rekening-rekening dengan laporan keuangan. Dari rekening tersebut kemudian dianalisis resiko apasaja yang bisa muncul dari rekening yang melibatkan rekening tersebut.
· Contoh : kas merupakan salahsatu rekening di neraca, risiko yang bisa muncul atau melibatkan khas misalnya pencurian kas, penyelewengen kas, dll.
MENGUKUR RESIKO
· Dengan melakukan pengukuran resiko kita bisa melihat tinggi rendahnya resiko yang dihadapi perusahaan, kemudian bisa melihat dampak dari resiko terhadap kinerja perusahaan sekaligus bisa melakukan prioritisasi resiko, resiko yang mana yang paling relevan. Pengukuran biasanya dilakukan melalui kuantifikasi risiko.
· Pengukuran untuk beberapa risiko
Tipe risiko
|
Definisi
|
Teknik pengukuran
|
Risiko pasar
|
Harga pasar bergerak kea rah yang tidak menguntungkan
|
Value at Risk ( VAR ), stresstesting
|
Risiko kredit
|
Counterparty tidak bisa membayar kewajibannya studibisnis.com(gagal bayar ) ke perusahaan
|
Credit rating, creditmetrics
|
Risiko perubahan tingkat bunga
|
Tingkat bunga berubah yang mengakibatkan kerugian pada portopolio perusahaan
|
Metode pengukuran jangka waktu, durasi
|
Risiko operasional
|
Kerugian yang terjadi melalui operasi perusahaan ( misal system yang gagal, serangan teroris )
|
Matriks frekuensi dan signifikansi kerugian, VAR Operasional
|
Risiko kematian
|
Manusia mengalami kematian dini ( lebih cepat dari usia kematian wajar )
|
Probabilitas kematian dengan table mortalitas
|
Risiko kesehatan
|
Manusia terkena penyakit tertentu
|
Probabilitas terkena penyakit dengan menggunakan table morbiditas
|
Risiko teknologi
|
Perubahan teknologi mempunyai konsekuensi negative terhadap perusahaan
|
Analisis skenario
|
Tugas Meet 03
Tidak ada komentar:
Posting Komentar